Dinas Infokom Provinsi Maluku akan membentuk “Media Centre” Sail Banda 2010, yang direncanakan berlangsung 27 Juli – 28 Agustus 2009. “Kami telah mengundang seluruh pimpinan media massa di Maluku untuk menyamakan persepsi dalam mempromosikan event internasional ini,” ungkap Kepala Dinas Infokom Provinsi Maluku, Bakri Lumbessy kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (11/9).
Ambon – Dinas Infokom Provinsi Maluku akan membentuk “Media Centre” Sail Banda 2010, yang direncanakan berlangsung 27 Juli – 28 Agustus 2009.
“Kami telah mengundang seluruh pimpinan media massa di Maluku untuk menyamakan persepsi dalam mempromosikan event internasional ini,” ungkap Kepala Dinas Infokom Provinsi Maluku, Bakri Lumbessy kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (11/9).
Dijelaskan, Sail Banda 2010 akan dilaksanakan pada tiga lokasi yaitu Pulau Banda, Pulau Lucipara dan salah satu pulau lagi di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
“Pulau di Kabupaten MBD tersebut akan dijadikan lokasi untuk upacara bendera dibawah laut,” jelasnya.
Sewa Satelit
Disisi lain, Lumbessy juga mengaku pada tahun 2010 Maluku telah siap untuk menyewa satelit untuk melaksanakan program cyber dan juga akan disatukan dengan TV uplink.
“Program ini telah diekspos oleh Dinas Infokom Provinsi Maluku bersama tim PT Telkom Regional dari Makassar kepada gubernur dan kini tergantung waktu dari gubernur untuk menandatangani memorandum of understanding (Mou),” ungkapnya.
Dikatakan, Dinas Infokom Maluku akan menyewa satelit senilai Rp 1,5 miliar/tahun untuk menunjang program ini. (S-21)
sailbanda2010.com
pemerintah Provinsi maluku begitu giat melakukan promosi hingga keluar Maluku. tindakan ini memang bagus.
namun pemerintah tidak berpikir tentang bagaimana mempersiapkan masyarakat Maluku dan kota Ambon pada khususnya guna menghadapi event akbar tersebut.
kesadaran masyarakat tentang rasa cinta akan pariwisata seakan dilupakan pemerintah. harusnya masyarakat dari semua lapisan disiapkan mentalnya serta tingkah laku dan sikapnya guna hadapi sail Banda. karena Maluku akan dikunjungi banyak orang.
Yth Bapak Kepala Dinas Infokom Prov Maluku
maaf bila pengaduan ini kurang berkenan dan bukan pada tempatnya, saya hanya ingin menyampaikan sedikit pengaduan mengenai keberadaan WARNET (Warung Internet) yang semakin menjamur di kota Ambon, sesuai dengan janji Bapak pada pertemuan antara pihak Dinas Infokom dan para pengusaha/pemilik Jasa Warnet, bahwa pihak INFOKOM akan melakukan penertiban terhadap:
1. Jarak antara Warnet yang satu dengan yang lain dibatasi minimal 300 meter, namun sampai saat ini kenyataan di lapangan sangat tidak sesuai dengan yang dijanjikan oleh pihak Infokom, yang terjadi dilapangan justru begitu banyaknya Warnet yang berdekatan, kondisi ini sangat tidak menguntungkan bagi kami penyedia jasa warnet yang telah lebih dulu berada di suatu lokasi.
2. Janji untuk memantau tarif Warnet. Pada kenyataan di lapangan justru banyak Warnet yang telah menurunkan tarif pemakaian jasa warnet mereka, padahal sesuai dengan yang disampaikan pada pertemuan antara pihak Infokom dan penyedia jasa Warnet, bahwa tarif yg berlaku saat ini Rp.5000/jam dan apabila akan terjadi penurunan tarif maka akan di bahas terlebih dahulu secara bersama.
mohon sangat perhatian Bapak Kepala Dinas Infokom Prov.Maluku akan hal tersebut diatas, atas perhatiannya disampaikan terima kasih.