Rss Feed
Tweeter button
Facebook button
Delicious button

Panitia Internasional Sail Banda 2010 Akan Survei Tiga Lokasi

Ambon – Panitia internasional “Sail Banda 2010″ dari berbagai negara bahari (maritim internasional country) akan melakukan survei pada tiga lokasi yang akan dijadikan pusat kegiatan layar di Provinsi Maluku setelah Lebaran 1430 Hijriah.

“Selepas Lebaran, panitia internasional akan mengunjungi Maluku untuk melakukan survei di tiga lokasi yang menjadi pusat kegiatan Sail Banda 2010,” kata Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Maluku, Bakrie Lumbessy, di Ambon, Jumat.

Tiga lokasi yang ditinjau adalah Kepulauan Lucipara, Pulau Banda, dan sebuah lokasi diving di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD)

Panitia internasional yang selama ini juga telah sukses menyelenggaran “Sail Bunaken” di Provinsi Sulawesi Utara yang diikuti ratusan perahu layar dari berbagai negara.

Menurut dia, tiga lokasi yang telah ditetapkan menjadi tempat kegiatan “Sail Banda 2010″ itu memiliki keindahan panorama bawah laut yang eksotik karena terdapat aneka jenis terumbu karang dan ikan hias yang sangat indah.

“Khusus untuk lokasi pelaksanaan upacara bendera di bawah laut, telah ditetapkan sebuah pulau terluar di Kabupaten MBD (Maluku Barat Daya),” katanya.

Rencana pelaksanaan “Sail Banda 2010″ yang akan diikuti ratusan perahu layar dari berbagai negara di belahan dunia itu dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 27 Juli hingga 28 Agustus 2010.

Untuk kawasan perairan Pulau Banda sendiri, sudah dikenal memiliki palung laut terdalam dan dihiasi aneka jenis coral (terumbu karang) yang warna-warni.

Banda juga memiliki aneka objek wisata kebudayaan dan sejarah serta terkenal di zaman penjelajahan samudera sejak abad 15 karena rempah-rempah sehingga dicari bangsa Eropa, kemudian ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia oleh UNESCO,” katanya.

Infokom juga meminta peran aktif insan pers di daerah ini untuk bersama-sama pemerintah dan seluruh komponen masyarakat menyukseskan kegiatan internasional itu sejak sekarang.

“Makanya, kami akan menggunakan sistem pelayanan informasi satu pintu atau semacam media center dan merangkul seluruh media cetak maupun elektronik di daerah ini agar pemberitaannya lebih harmonis,” katanya.

Source : Antara Jatim

Posted by admin on Sep 22nd, 2009 and filed under Ambon, Ambon Article (English Version), Ambon Manise, Informasi, Maluku, Pariwisata Ambon, Sail Banda, Sail Bunaken, Sail Indonesia. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

Leave a Reply

Powered by WP Hashcash


Ambon Visitor

RSS Links to Ambon-Manise.Com

  • ambon zaman doeloe November 2, 2007
    circa 1800 - 01 jan 1800: a street in ambon (or amboina), one of the moluccas islands of eastern indonesia. original artwork: engraving by p lauters after cwm van de velde. photo by hulton archive. a street in ambon (or amboina), 1800 ... […]
    Parker Casio Patty
  • Komentar July 29, 2007
    nyong_gogos on July 19 2007 06:41:24 --------------- kas tinggal dong om siake, dong balaga minta maaf macam katong ana-ana nai badang ni, opa-opa yang su bajalang deng tongka, usi-usi deng kaka-kaka yang ada banting tulang setengah ... […]
    aboroe
  • MEREKA "DIPELIHARA" DENGAN STIGMA MIRING July 28, 2007
    Artikel & 2 berita tambahan ini diambil dari teman-teman wartawan Info Baru yang baru saja mengunjungi Negeri Aboru untuk meliput suasana masyarakat setelah peristiwa Harganas. Artikel & berita ini diharapkan mewakili perspektif ... […]
    aboroe

Forum Update