Liputan6.com, Ambon: Pemadaman listrik di Kota Ambon, Maluku, hingga kini masih terus terjadi. Bahkan, pemadaman secara bergilir kali ini dinilai lebih parah. Sebab, pemadaman yang sebelumnya hanya enam jam kini meningkat menjadi sepuluh jam per hari. Belum diketahui secara pasti pemadaman listrik di Kota Ambon akan berakhir. Demikian pantauan SCTV, Jumat (13/11).
Senada dengan Kota Ambon, pemadaman listrik juga terjadi di sembilan wilayah di kabupaten dan kota lainnya di Maluku. Bahkan di beberapa tempat, seperti Kabupaten Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, dan Kepulauan Aru, pemadaman listrik terjadi selama 24 jam alias mati total.
Menurut pimpinan PLN wilayah Maluku dan Maluku Utara, Bagus Setiawan, pemadaman ini dilakukan akibat sejumlah mesin pembangkit rusak dan sedang dalam perbaikan. Bagus memperkirakan, pemadaman di Kota Ambon baru akan berakhir pada Desember mendatang. Sedangkan untuk seluruh wilayah kabupaten dan kota lainnya di Maluku belum bisa diprediksi.
Pemadaman bergilir juga terjadi di wilayah Temanggung, Jawa Tengah. Bahkan sejumlah warga mengeluhkan pemadaman tersebut karena mereka harus bersusah payah membeli aki dan senter untuk menggantikan penerangan [baca: Temanggung Gelap Gulita, Warga Keluar Dana Ekstra].(UPI/ANS)