Metrotvnews.com, Ambon: Unjuk rasa menolak rencana kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Ambon, Maluku, Jumat (20/11), ricuh. Mahasiswa bentrok dan saling dorong dengan petugas keamanan di depan kantor Gubernur Maluku.
Kericuhan terjadi saat demonstran memaksa masuk ke dalam kantor untuk menemui pejabat pemerintah daerah. Upaya mahasiswa Aliansi Peduli Rakyat Maluku ini dihadang polisi. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan.
Dalam aksinya, mahasiswa juga membakar seluruh atribut aksi. Mereka kecewa karena tidak ada pejabat pemda. Aksi akhirnya segera diredam polisi pamong praja dan langsung memadamkan aksi pembakaran oleh mahasiswa.
Mahasiswa menolak rencana kunjungan Presiden ke Ambon 25 November mendatang untuk meresmikan gong perdamaian dunia. Menurut mahasiswa, tugas Presiden terpenting sekarang yaitu menyelesaikan potensi konflik serta membangun kedamaian hakiki antarwarga Ambon.
Selain berunjuk rasa di kantor gubernur, mahasiswa melanjutkan aksinya di lokasi pembangunan monumen Gong Perdamaian Dunia. Peresmian gong ini bakal dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat.(RAS)
Comments are closed