<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ambon Maluku - Ambon-Manise.Com &#187; Ambon</title>
	<atom:link href="http://ambon-manise.com/category/ambon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ambon-manise.com</link>
	<description>Bakudapa, Bakumpul, Bacarita, Dari Katong Par Katong Samua!</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Dec 2011 02:48:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Selamat Natal 25 Des 2011 dan Selamat Tahun Baru 2012</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2011/12/31/selamat-natal-25-des-2011-dan-selamat-tahun-baru-2012/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2011/12/31/selamat-natal-25-des-2011-dan-selamat-tahun-baru-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 01:47:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Semoga Basudara samua dalam keadaan sehat-sehat semua dan berbahagia Selamat Merayakan Natal 25 Desember 2011 dan Selamat Memasuki Tahun Baru 1 Januari 2012. Kiranya kesuksesan dan kebahagiaan menyertai kita semua. Salam Basudara, Ambon-Manise.Com &#8211; dari katong par katong samua.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Semoga Basudara samua dalam keadaan sehat-sehat semua dan berbahagia</p>
<p>Selamat Merayakan Natal 25 Desember 2011 dan Selamat Memasuki Tahun Baru 1 Januari 2012. Kiranya kesuksesan dan kebahagiaan menyertai kita semua.</p>
<p>Salam Basudara,</p>
<p>Ambon-Manise.Com &#8211; dari katong par katong samua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2011/12/31/selamat-natal-25-des-2011-dan-selamat-tahun-baru-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Idul Fitri 1432 H</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2011/09/01/selamat-idul-fitri-1432-h/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2011/09/01/selamat-idul-fitri-1432-h/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Sep 2011 04:03:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[Dear Basudara Semua, Ijinkanlah saya menyampaikan Selamat merayakan Hari Kemenangan Idul Fitri 1432 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin. Kiranya website ini dapat menjadi alat pemersatu katong samua, untuk saling berbagi tentang katong pung kota Ambon Manise. Salam Basudara, Ambon-Manise.Com]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Basudara Semua, Ijinkanlah saya menyampaikan Selamat merayakan Hari Kemenangan Idul Fitri 1432 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin. Kiranya website ini dapat menjadi alat pemersatu katong samua, untuk saling berbagi tentang katong pung kota Ambon Manise.</p>
<p>Salam Basudara,</p>
<p>Ambon-Manise.Com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2011/09/01/selamat-idul-fitri-1432-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemuda Asal Ambon 25 Kali Naik Haji</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/10/26/pemuda-asal-ambon-25-kali-naik-haji/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/10/26/pemuda-asal-ambon-25-kali-naik-haji/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 17:08:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[25 kali naik haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Sosbud / Minggu, 17 Oktober 2010 11:12 WIB Metrotvnews.com, Jeddah: Pemuda asal Ambon, Musaid Jamil Hole (31) yang tinggal di Makah, Arab Saudi, sejak berusia 6 tahun sudah membantu pelaksanaan ibadah haji bagi jamaah Indonesia. Dia sendiri sudah 25 kali berhaji. Sudah 10 tahun ini Musaid menjadi tenaga musiman (Temus) yang direkrut Kantor Urusan Haji [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="news-content">
<div id="news-content-timestamp">Sosbud / Minggu, 17 Oktober 2010 11:12 WIB</div>
<div id="news-content-text">
<p><strong>Metrotvnews.com, Jeddah:</strong> Pemuda asal  Ambon, Musaid Jamil Hole (31) yang tinggal di Makah, Arab Saudi, sejak  berusia 6 tahun sudah membantu pelaksanaan ibadah haji bagi jamaah  Indonesia. Dia sendiri sudah 25 kali berhaji.</p>
<p>Sudah 10 tahun ini Musaid menjadi tenaga musiman (Temus) yang direkrut  Kantor Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi. Dia bertugas menjadi sopir.</p>
<p>Lain Musaid, lain pula Muhammad Fiqri. Pria asal Kecamatan Kubu Raya,  Kalimantan Barat, itu sudah dua tahun bermukim di sekitar Kompleks  Masjidil Haram. Fiqri tak punya pekerjaan tetap, tapi menjelang musim  haji dia biasa menjadi pemandu (guide) bagi jamaah haji Malaysia.</p>
<p>Fiqri mengaku, diupah sebagai pemandu sebesar 1.500 real atau setara Rp  3,5 juta. Sementara di luar musim haji, dia bersama puluhan mukimin  Indonesia lainnya, mengerjakan apa saja yang menghasilkan uang untuk  bertahan tinggal di Tanah Haram.</p>
<p>Dari banyak cerita Fiqri, hal yang paling berkesan baginya ketika dapat  melaksanakan ritual ibadah haji tersebut. Muhammad Fiqri dan Musaid  menyatakan ingin terus dapat beribadah di pusat pusat peradaban Islam  yang dijanjikan memperoleh pahala sangat besar tersebut.(Ant/ICH)</p>
<p>www.metrotvnews.com</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/10/26/pemuda-asal-ambon-25-kali-naik-haji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Artis Asal Maluku Ajak Warga Ambon Dukung Igo Di Indonesian Idol 2010</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/07/24/artis-asal-maluku-ajak-warga-ambon-dukung-igo-di-indonesian-idol-2010/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/07/24/artis-asal-maluku-ajak-warga-ambon-dukung-igo-di-indonesian-idol-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 06:51:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Igo Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Igo for Idol]]></category>
		<category><![CDATA[Igo Indonesian Idol]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian Idol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 02 Juni 2010 08:26 AMBON-HUMAS, Sejumlah artis nasional asal Maluku yang sedang berkunjung di Ambon mengimbau warga di kota Ambon maupun warga Maluku pada umunya, mendukung Igo Pentury sebagai wakil Maluku di ajang pencarian bakat paling populer, Indonesian Idol 2010 yang saat ini ditayangkan RCTI. “Semua orang Ambon dan Maluku harus mendukung Igo agar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table>
<tbody>
<tr>
<td valign="top">Rabu, 02 Juni 2010 08:26</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><strong>AMBON-HUMAS</strong>,  Sejumlah artis nasional asal Maluku yang sedang berkunjung di Ambon  mengimbau warga di kota Ambon maupun warga Maluku pada umunya, mendukung  Igo Pentury sebagai wakil Maluku di ajang pencarian bakat paling  populer, Indonesian Idol 2010 yang saat ini ditayangkan RCTI.</p>
<p><img src="http://www.ambon.go.id/images/stories/berita/idol.jpg" border="0" alt="" width="200" />“Semua  orang Ambon dan Maluku harus mendukung Igo agar bisa meraih juara  pertama Indonesian Idol tahun ini,” kata Karen “Idol” Pooroe, di Ambon,  Minggu lalu.<span id="more-225"></span></p>
<p>Saat tampil sebagai <em>guest star</em> di salah satu Festival Band yang berlangsung di Ambon Plaza (Amplaz),  penyanyi berdarah Maluku itu, menggunakan kesempatan tersebut untuk  mengajak para penonton mengirimkan SMS (short Message Service)  sebanyak-banyaknya untuk mendukung Igo.</p>
<p>Menurut  Karen, orang Ambon dan Maluku pada umumnya memiliki talenta besar di  bidang seni dan budaya, terutama dunia tarik suara, karena dari daerah  ini banyak lahir penyanyi yang mampu mengukir prestasi nasional maupun  internasional semacam Broery Pesolima, Enteng Tanamal, Bob Tutupoli,  hingga Glenn Fredly.</p>
<p>Senada  dengan itu, artis asal Ambon lainnya seperti Yopie Latul, Ade “AFI”  Pattihahuan dan Vicky Anakotta, juga meminta dukungan warga Ambon agar  Igo bertahan dan lolos menjadi yang terbaik di Indonesian Idol.</p>
<p>“Inilah  waktunya bagi orang Ambon tampil menjadi yang terbaik di Indonesian  Idol. Igo layak menjadi yang terbaik di ajang ini,” ujar Ade “AFI”  Pattihahuan.</p>
<p>Sementara  Jopie Latul mengakui, Ambon dan Maluku sangat identik dengan dunia  tarik suara. “Orang Ambon dan Maluku selalu diidentikkan dengan pintar  bernyanyi dan memiliki suara merdu dan hal itu memang terbukti,”  katanya.</p>
<p>Menurut  Jopie Latul yang terkenal dengan lagu “Poco-Poco” itu, Igo Pentury  layak mendapat dukungan semua lapisan masyarakat di Ambon dan Maluku  untuk menjadi Indonesian Idol tahun ini, karena ia memiliki karakter dan  suara yang merdu serta ditunjang penampilan yang prima.</p>
<p>Keinginan  para artis asal Maluku ini, sejalan dengan harapan Walikota Ambon, Drs.  M. J Papilaja, MS yang terus disampaikan kepada warga kota, serta  partisipasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kota  (Pemkot) Ambon yang diwujudkan dengan mengumpulkan dana secara sukarela  untuk membeli voucher guna mengirim SMS dukungan sebanyak-banyaknya  kepada Igo.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/07/24/artis-asal-maluku-ajak-warga-ambon-dukung-igo-di-indonesian-idol-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menengok Fanatisme Pendukung Belanda di Ambon</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/07/08/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/07/08/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 06:46:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Menengok Fanatisme Pendukung Belanda di Ambon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[M Hanafi Holle &#8211; Piala Dunia Ambon &#8211; Ikatan emosional orang Ambon dan Belanda memang sulit dilepas pisahkan termasuk di Piala Dunia 2010. Apalagi, dari 23 pemain &#8220;Singa Oranye&#8221;, lima di antaranya berdarah Maluku. Saat Belanda menaklukan Uruguay 3-2 dan lolos ke final, ribuan suporter Belanda di kota Ambon tumpah ruah di ruas-ruas jalan. Aksi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong>M Hanafi Holle</strong> &#8211; Piala Dunia</div>
<div><img class="alignleft" style="margin: 0px; border: 0pt none;" src="http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/07/07/805/belanda.jpg" border="0" alt="Gambar" hspace="0" vspace="0" width="285" height="200" /></div>
<p><strong>Ambon</strong> &#8211;     Ikatan emosional orang Ambon dan Belanda memang sulit dilepas  pisahkan termasuk di Piala Dunia 2010. Apalagi, dari 23 pemain &#8220;Singa  Oranye&#8221;, lima di antaranya berdarah Maluku.</p>
<p>Saat Belanda  menaklukan Uruguay 3-2 dan lolos ke final, ribuan suporter Belanda di  kota Ambon tumpah ruah di ruas-ruas jalan. Aksi ngebut sejumlah  kendaraan bermotor dan mobil menghiasi kota bertajuk manise ini.</p>
<p>&#8220;Kami  yakin, Belanda akan jadi kampiun. Belanda akan ketemu Jerman di Final.  Jerman boleh bangga menaklukkan calon juara Argentina dan Inggris. Tapi  ini Belanda, Bung, bukan Argentina atau Inggris. Kami sangat yakin,  Belanda akan juara,&#8221; tegas Rodman Sapulette, yang diamini  rekan-rekannya, saat ditemui <strong>detikcom</strong> di salah satu  mangkal anak muda di kompleks Belakang Soya, Kecamatan Sirimau.</p>
<p>Di  desa Tulehu, konvoi kemenangan pendukung Belanda sangat meriah. &#8220;Mereka  pantas menang, karena semangat, gaya main dan strategi yang  diterapkan,&#8221; ujar Acil Lestaluhu, salah satu pelatih klub lokal di Ambon  di Tulehu.</p>
<p>Tahun ini, kata Acil, dinilai penampilan terbaik tim  kesayangannya. &#8220;Saya berharap, orang Ambon yang akan angkat Piala Dunia  2010. Ada Giovanni van Bronckhorst, Nigel de Jong, John Heitinga,  Gregory van der Wiel, Demi de Zeeuw, dan Ibrahim Afellay,&#8221; papar Acil.</p>
<p>Pantauan  <strong>detikcom</strong>, Rabu (7/7/2010), aksi borong bendera,  gelang, ikat kepala, dan kostum de Oranye marak terjadi. &#8220;Kaos Belanda  sudah habis sejak dua jam lalu, yang ada hanya jaket,&#8221; ungkap Hilda  Halim (20) penjaga toko pakaian di areal Ambon Plaza, Jl Sam Ratulangi.<span id="more-221"></span></p>
<p>Hal  yang sama juga terlihat di toko Hidayah. &#8220;Iya, Pak, kostum Belanda  habis. Padahal persediaan kami banyak. Orang Ambon memang fans berat tim  Belanda,&#8221; ujar Hi. Saleh (62), pemilik toko.</p>
<p>Nuansa ini sama  persis dengan sejumlah kios dan toko di pusat perbelanjaan Ambon Plaza  ini. Tak satu pun kostum Belanda yang digantung atau terpajang. &#8220;Habis,  Bos. Tinggal jaket dan gelang. Itu juga hampir habis,&#8221; kata Dahniar (39)  pemilik toko sport di areal Amplas.</p>
<p>Di lain sisi, nyaris hampir  semua angkot jurusan Kudamati, Benteng atas, Batu Gajah, Batu Meja,  Karang Panjang, dan sejumlah rute lainnya, berbendera Belanda. Begitupun  ratusan bendera tim <em>The Flying Dutchman</em> ini berkibar di  sejumlah lokasi di kota Ambon. Dari yang ukuran kecil hingga paling  besar berukuran 7-10 meter.</p>
<p>Selain bendera, sejumlah tempat  mangkal anak muda dan dinding tembok juga dicat bendera Belanda.  Beberapa motor dan mobil juga dicat bendera Belanda.</p>
<p>Seberadaan  banyak pemain top Belanda yang berdarah Maluku membuat ribuan warga kota  Ambon mendukung habis-habisan tim merah-putih-biru itu.</p>
<p>Tak  lupa, ikatan emosional orang Ambon dengan Negeri Kincir Angin memang  lekat. Ada ribuan orang Maluku atau warga Ambon yang tinggal dan telah  menjadi warga negara Belanda. Ikatan ini semakin kuat setelah pemerintah  kota Ambon kerap menjalin kerja sama dengan pemerintah Kerajaan Belanda  dari berbagai bidang pembangunan.<br />
<strong><br />
Nyaris Bentrok</strong></p>
<p>Fanatisme  tim sepakbola yang bertarung di Piala Dunia 2010 bukan hanya milik  peserta laga bergengsi itu. Kecintaan berlebihan terhadap tim kesayangan  juga di tunjukkan warga kota Ambon, sampai-sampai nyaris bentrok.</p>
<p>Saat�  Brasil dihentikan Oranye di perdelapan final, misalnya, Sesama warga  Desa Batu Merah di Kecamatan Sirimau, kota Ambon, saling hadang dan baku  lempar.</p>
<p>Saat pawai kemenangan, fans Belanda dihadang fans  Brasil di ruas jalan Batu Merah. Saling ejek dan caci maki terjadi.  Beruntung tim Bimob Polda Maluku sigap dan melerai kedua pendukung.</p>
<p>Kapolres  Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP. Didik Widjanarko, mengatakan,  pihaknya sejauh ini sudah melakukan antisipasi terhadap ekses dari  pertandingan timnas Belanda melawan tim lainnya termasuk tim Uruguay  dinihari tadi. Seluruh petugas seperti, Samapta, intel, Buser, Satlantas  hingga Brimob di terjunkan ke sejumlah titik-titik di Kota Ambon yang  dianggap rawan.</p>
<p>&#8220;Kami akan selalu memantau konvoi masyarakat di  jalan-jalan sebagai bentuk luapan kegembiraannya atas kemenangan tim  favoritnya,&#8221; tandas Kapolres melalui pesan elektronik kepada <strong>detikcom.</strong></p>
<p>(<strong>han/a2s</strong>)</p>
<p><a href="http://pialadunia.detiksport.com/read/2010/07/07/181704/1395064/805/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon?b99110170">http://pialadunia.detiksport.com/read/2010/07/07/181704/1395064/805/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon?b99110170</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/07/08/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teroris Ajak Alumni Poso Gabung Kirim Pesan via Internet, Lawan Densus 88</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/05/17/teroris-ajak-alumni-poso-gabung-kirim-pesan-via-internet-lawan-densus-88/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/05/17/teroris-ajak-alumni-poso-gabung-kirim-pesan-via-internet-lawan-densus-88/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 06:09:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[alumni poso]]></category>
		<category><![CDATA[densus 88]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Ajak Alumni Poso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[Teroris Ajak Alumni Poso Gabung Kirim Pesan via Internet, Lawan Densus 88 JAKARTA &#8212; Teroris paling diburu Densus 88 Mabes Polri saat ini, Abdullah Sonata, menyatakan tak mau menyerah. Sonata justru meminta dukungan dari para eks narapidana teroris yang sudah bebas. Selain itu, pria yang diduga polisi menggantikan peran Dulmatin itu mengajak seluruh alumni Afghanistan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="judulberita">Teroris Ajak Alumni Poso Gabung</div>
<div id="subjudulberita">Kirim Pesan via Internet, Lawan Densus 88</div>
<div><img class="alignleft" src="http://www.fajar.co.id/photohead/1273967616teroris3.jpg" alt="" width="278" height="244" /></div>
<p>JAKARTA &#8212; Teroris paling diburu Densus 88  Mabes Polri saat ini, Abdullah Sonata, menyatakan tak mau menyerah.  Sonata justru meminta dukungan dari para eks narapidana teroris yang  sudah bebas. Selain itu, pria yang diduga polisi menggantikan peran  Dulmatin itu mengajak seluruh alumni Afghanistan, Moro-Mindanao  (Filipina), dan konflik Poso untuk bergabung.</p>
<p>&#8220;Ana (aku) bukanlah orang yang alim dan terbaik dari antum (kalian)  semua. Tetapi, risalah ini ana buat dalam pelarian DPO sebagai bentuk  tanashuh (nasihat) dan tadzkirah (pengingat) bagi kita semua,&#8221; ujar  Sonata melalui naskah yang di-posting di beberapa situs &#8220;projihad&#8221;.  Situs-situs itu, antara lain, beralamat di  http://azzamalqitall.wordpress .com dan situs <span id="more-216"></span>7ihadmedia.wordpress.com.</p>
<p>Posting itu tertanggal 3 Mei 2010. Namun, di akhir suratnya, Sonata  yang menggunakan nama alias Abu Ikrimah Al Bassam Al Mathlubi itu  mencantumkan tanggal 29 April 2010. Hingga malam tadi pukul 20.00, situs  itu masih bisa diakses.</p>
<p>Nama Abdullah Sonata disebut langsung  oleh Kapolri Jenderal Bambang  Hendarso Danuri dalam jumpa pers, Jumat lalu 14 Mei. Menurut Kapolri,  Sonata adalah figur yang berbahaya karena militan dan pintar merekrut  anggota baru. Polisi juga menduga, setelah Dulmatin tewas, Sonata  menggantikan dia sebagai amir, pemimpin.</p>
<p>Sonata adalah teroris residivis. Dia lahir di Bambu Apus, Jakarta  Timur, 4 Oktober 1978. Dia disegani setelah menjadi komandan Laskar  Mujahidin Kompak (Komite Penanggulangan Krisis) di Ambon pada konflik  bernuansa SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) pada 1999. Saat itu  laskarnya beranggota sekitar 500 orang.</p>
<p>Polisi juga menuduh dia menyabot gudang senjata Brimob Polri di  Tantui, Ambon, pada 2000. Di Poso, Sulawesi Tengah, dia memimpin  kelompok Kompak Kayamanya.</p>
<p>Pada 2002, setelah bom Bali I, Sonata bertemu dengan Dulmatin dan  Umar Patek di Jakarta. Sonata dan Maulana (tewas di Cawang, red)  membantu membuka kamp pelatihan di Mindanao, Filipina, sekaligus memasok  dana dari Timur Tengah.</p>
<p>Pada April 2004, Sonata membangun kamp pelatihan Olas, Seram Barat,  untuk konflik di Ambon. Dia tertangkap 6 Juli 2005 dan disidang Mei  2006.</p>
<p>Dalam naskahnya yang dipenuhi ilustrasi ayat Alquran, Sonata meminta  para alumni daerah konflik bersatu dan bergabung bersamanya melawan  Densus 88. &#8220;Ya akhi (Hai saudaraku), jangan antum merasa cukup karena  pernah berjihad di Afghanistan, Moro, Ambon, Poso, dan tempat lainnya.</p>
<p>Jangan antum merasa cukup karena sudah bergelar alumni, kemudian  sekarang antum diam dan mundur ke belakang,&#8221; tulisnya.</p>
<p>Sonata juga mengatakan, selama dipenjara dirinya tetap berkoordinasi  dengan rekan-rekannya sesama napi teroris. &#8220;Di Cipinang dulu, dalam  kajian via HP, Ustaz Mukhlash (terpidana mati bom Bali, sudah  dieksekusi, red) pernah menasihati kita agar istiqamah,&#8221; kata Sonata.</p>
<p>Dia mengkritik para mantan narapidana terorisme yang setelah keluar  dari penjara justru membantu polisi. &#8220;Mereka telah menjadi ansharu  thaghut (penolong setan). Bahkan, ada di antaranya yang sadar atau tidak  sadar telah menjadi Bani Abas, anak buah Nasir Abas,&#8221; tulis Sonata.</p>
<p>Nasir Abas adalah mantan ketua mantiqi JI (Jamaah Islamiyah) yang  sekarang bersama Densus 88 aktif memerangi terorisme.</p>
<p>Sonata berharap, teman-temannya yang belum bergabung dalam kelompok  teror segera terlibat. Dia mencoba merayu dengan membangkitkan masa lalu  mereka. &#8220;Masih ingatkah antum ketika kita amaliyah bersama di front  jihad Ambon, di Poso, dan tempat lainnya? Masih ingatkah antum ketika  kita terombang-ambing di lautan dan kelelahan melintasi pegunungan dalam  rangka menyongsong kematian?&#8221; tulis Sonata.</p>
<p>Tampaknya, teroris berusia 32 tahun itu juga tak ingin tertangkap  hidup-hidup. &#8220;Tidak mungkin kita bisa meraih keutamaan ini tanpa amal  jihad fii sabiilillah, tidak mungkin kita meraih kemenangan tanpa  terbunuh di jalan Allah, tidak mungkin Allah memberikan rezeki sebagai  syahid kalau kita cuma duduk-duduk saja,&#8221; tulisnya.</p>
<p>Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang menegaskan,  perburuan terhadap Sonata masih berlanjut. &#8220;Semua nama DPO, termasuk  Sonata, kita harap bisa segera tertangkap oleh tim yang tak kenal lelah  di lapangan,&#8221; katanya.</p>
<p>Mantan juru bicara kasus bom Bali 1 itu meminta bantuan masyarakat  jika memperoleh informasi tentang para buron polisi, termasuk Abdullah  Sonata, untuk menginformasikan kepada aparat. &#8220;Kerja memberantas  terorisme tak bisa ditanggung sendiri oleh polisi, harus ada bantuan  dari warga,&#8221; katanya.</p>
<p>Edward meminta ketua RT dan RW meningkatkan kewaspadaan jika ada  laporan dari warga tentang aktivitas yang mencurigakan. &#8220;Bisa melalui  polisi sektor atau aparat setempat di sekitar tempat tinggal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Secara terpisah, pengamat terorisme Rakyan Adibrata SH menilai,  surat Sonata di website sengaja dibiarkan oleh Densus 88 Mabes Polri.  &#8220;Tujuannya agar bisa dilacak siapa saja simpatisan mereka, misalnya yang  posting atau yang mengakses,&#8221; kata dia.</p>
<p>Peneliti dari Research Center for Terrorism and Security itu  menjelaskan, internet protocol (IP) address bisa digunakan sebagai dasar  Unit Cybercrime Densus 88 untuk melacak jejak Sonata. &#8220;Tapi, jangan  disamaratakan seolah-olah semua yang mengakses website itu teroris,&#8221;  tuturnya.</p>
<p>Alumnus Fakultas Hukum UII itu yakin, kemampuan Korps Burung Hantu  (Densus 88) sangat memadai dalam melacak situs di dunia maya. &#8220;Mereka  dilatih langsung oleh agen NSA (National Security Agency, red) dalam  kursus-kursus yang rutin dilakukan,&#8221; kata Rakyan.</p>
<p>Sebenarnya di mana posisi Sonata sekarang? Sumber Fajar di  lingkungan antiteror menyebutkan, posisi Sonata sudah terdeteksi. &#8220;Dia  susah lari jauh karena semua simpatisannya sekarang tiarap,&#8221; kata dia.<br />
Peran Sonata dalam jaringan teror baru yang menggelar tadrib asykari  (latihan militer) di Aceh sangat signifikan. &#8220;Dia menggantikan peran  Dulmatin yang tertembak di Pamulang,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebuah regu khusus Densus 88 Mabes Polri sekarang membawa dua  tersangka yang ditangkap sebelumnya untuk mengendus lokasi persembunyian  Abdullah Sonata.</p>
<p>Siapa yang dikeler? &#8220;Wah, itu tidak bisa dibuka di koran,&#8221; elaknya.  Sementara itu, hingga tadi malam, kelima jenazah teroris yang tertembak  di Cikampek berada di gedung Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri  Kramatjati, Jakarta Timur.</p>
<p>Menurut Kepala Forensik RS Polri AKBP Triroso, hingga kemarin,  pihaknya belum mendapat instruksi dari Tim Densus 88 untuk  memperbolehkan mengeluarkan kelima jenazah itu. &#8220;Kami hanya dititipi.  Yang berwenang mereka (Densus 88, red),&#8221; katanya saat dihubungi Fajar.</p>
<p>Lebih lanjut, pria berkacamata itu mengatakan, proses identifikasi  terhadap lima jenazah tersebut sudah pada tahap ante mortem. Yakni,  mencocokkan ciri-ciri tubuh setelah mati dengan data-data sebelum mati.  Karena itu, masih ada tim di lapangan yang menggali data-data dari pihak  keluarga.</p>
<p>Bagaimana keluarga Saptono yang datang Jumat lalu (14/5) dan  menyatakan bahwa berdasar ciri-ciri fisik, salah satu jenazah adalah  Saptono. &#8220;Itu kan masih data sekunder. Yang kami perlukan sekarang data  primer,&#8221; jelasnya. (jpnn)</p>
<p><a href="http://metronews.fajar.co.id/read/92533/10/teroris-ajak-alumni-poso-gabung">http://metronews.fajar.co.id/read/92533/10/teroris-ajak-alumni-poso-gabung</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/05/17/teroris-ajak-alumni-poso-gabung-kirim-pesan-via-internet-lawan-densus-88/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Maluku di Kupang Gelar Upacara Patita</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/05/17/warga-maluku-di-kupang-gelar-upacara-patita/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/05/17/warga-maluku-di-kupang-gelar-upacara-patita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 06:08:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[upacara patita]]></category>
		<category><![CDATA[warga ambon kupang]]></category>
		<category><![CDATA[warga maluku kupang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 16 Mei 2010 05:52 WIB Penulis : Palce Amalo Upacara Patita&#8212;MI/Palce Amalo/ip KUPANG&#8211;MI: Ribuan warga asal Maluku yang bermukim di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar upacara patita untuk mempererat persaudaraan di Pantai Wisata Nunusui, Kupang, Sabtu (15/5). Upacara itu adalah kedua kalinya setelah upacara pertama tahun lalu pasca konflik Ambon yang memicu eksodus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Minggu,  16 Mei 2010 05:52 WIB</p>
<div>Penulis : Palce Amalo</div>
</div>
<div>
</div>
<div><img class="alignright" src="http://www.mediaindonesia.com/spaw/uploads/images/article/image/20100516_121049_patita2.jpg" alt="Warga Maluku di Kupang Gelar Upacara Patita" width="330" height="260" />Upacara  Patita&#8212;MI/Palce Amalo/ip</p>
</div>
<p>KUPANG&#8211;MI: Ribuan warga asal Maluku  yang bermukim di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar upacara  patita untuk mempererat persaudaraan di Pantai Wisata Nunusui, Kupang,  Sabtu (15/5).</p>
<p>Upacara itu adalah kedua kalinya setelah upacara pertama tahun  lalu pasca konflik Ambon yang memicu eksodus ribuan warga Ambon ke  Kupang. Mereka membawa kain putih sepanjang 10 meter kemudian  dibentangkan berbentuk lingkaran. Satu per satu warga Ambon memegang  kain, sedangkan warga lainnya masuk ke dalam lingkaran diiringi lagu  Pela Gandong. <span id="more-214"></span></p>
<p>Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dan istri yang  diundang pada ucapara itu diminta mengenakan pinta berwarna merah di  kepala seperti warga Ambon lainnya. Gubernur berdiri di bagian depan  sambil memegang ujung kain berjalan mengelilingi lapangan lokasi  upacara, diikuti tokoh-tokoh adat asal Ambon.</p>
<p>Ketua Ikatan Warga asal Maluku di Kupagn Johanis Kosapilawan  mengatakan, upacara itu diikuti seluruh warga Ambon tanpa membedakan  keyakinan, antara lain dari kalangan Kristen dan Muslim berbuar jadi  satu. Mereka bergembira sambil menyanyikan lagu mengiringi gubernur  bersama warga lainnya yang membawa kain.</p>
<p>Ketika rombongan pembawa kain berhenti di tengah lapangan,  diakhiri dengan doa bersama sebelum dilanjutkan dengan makan patita  bersama. Puluhan tempat piring yang telah diisi bahan makanan lokal  seperti pisang, umbi, nasi kuning, ikan bakar, daging sapi disantap  beramai-ramai. Mereka juga menyalakan obor yang di tepi pantai sebagai  simbol saling mengingatkan untuk menjada persaudaraan antarawarga Maluku  maupun dengan warga Kupang. &#8220;Kami juga siap mendukung program  pemerintah daerah yaitu makan pangan lokal setiap hari Kamis,&#8221; kata  Yohanis.</p>
<p>Gubernur Frans Lebu Raya berharap ikatan persaudaraan warga  Maluku tetap solid, serta mendukung pembangunan di Nusa Tenggara Timur.  &#8220;Pemerintah berharap acara persaudaraan ini digelar setiap tahun untuk  mengingatkan kita menjaga keharmonisan di masyarakat maupun di rumah,&#8221;  katanya. (PO/OL-03)</p>
<p><a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/16/143070/129/101/Warga-Maluku-di-Kupang-Gelar-Upacara-Patita">http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/16/143070/129/101/Warga-Maluku-di-Kupang-Gelar-Upacara-Patita</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/05/17/warga-maluku-di-kupang-gelar-upacara-patita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abdullah Sunata Rancang Pembunuhan Presiden</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/05/17/abdullah-sunata-rancang-pembunuhan-presiden/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/05/17/abdullah-sunata-rancang-pembunuhan-presiden/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 05:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah Sunata]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan presiden]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 15 Mei 2010 &#124; 07:36 WIB Abdullah Sonata. TEMPO/Yosep Arkian TEMPO Interaktif, Jakarta &#8211; Polisi mengklaim kelompok yang dipimpin Arman Kristianto alias Abdullah Sunata merencanakan penyerangan terhadap Istana Negara pada 17 Agustus 2010. Kelompok teroris yang menyebut dirinya Al-Qaidah Indonesia Wilayah Serambi Mekkah itu telah menyiapkan puluhan senjata dan peluncur granat. &#8220;Mereka akan serang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Sabtu, 15 Mei 2010 | 07:36 WIB</div>
<div><a title="Perbesar huruf" href="http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/05/15/brk,20100515-247978,id.html#"></a></div>
<div>
<div><a title="Zoom" href="http://image.tempointeraktif.com/?id=35055&amp;width=490"> <img class="alignleft" src="http://image.tempointeraktif.com/?id=35055&amp;width=274" alt="foto" width="274" height="156" /> </a></div>
<p>Abdullah Sonata.  TEMPO/Yosep Arkian</p>
</div>
<div>
<p><span style="color: #666666"><strong>TEMPO <em>Interaktif</em></strong></span>,  <span style="color: #666666"><strong>Jakarta</strong></span> &#8211; Polisi  mengklaim kelompok yang dipimpin Arman Kristianto alias Abdullah Sunata  merencanakan penyerangan terhadap Istana Negara pada 17 Agustus 2010.  Kelompok teroris yang menyebut dirinya Al-Qaidah Indonesia Wilayah  Serambi Mekkah itu telah menyiapkan puluhan senjata dan peluncur granat.<span id="more-211"></span></p>
<p>&#8220;Mereka  akan serang dan bunuh RI-1, pejabat, dan tamu negara yang sedang  upacara di Istana,” kata Kepala Kepolisian RI Jenderal Bambang Hendarso  Danuri dalam jumpa pers di kantornya kemarin.</p>
<p>Suhardi alias Usman  alias Rosikienoor sudah diperintahkan mengambil 21 pucuk senjata dari  Mindanao, termasuk peluncur granat, untuk Hari Kemerdekaan. Di antara  senapan itu ada senapan jarak jauh yang biasa digunakan para <em>sniper</em>.</p>
<p>&#8220;Semua itu diperintahkan oleh Maulana.&#8221; Ahmad Maulana alias  Zakaria Samad alias Malik alias Luqman adalah lelaki yang ditembak mati  petugas Detasemen Khusus 88 Antiteror pada Rabu lalu di Cawang, Jakarta  Timur.</p>
<p>Kepala Polri kemarin menunjukkan sebuah bagan organisasi  yang menggambarkan jabatan Sunata sejajar dengan para senior kelompok  ini, misalnya Dulmatin, yang tewas dalam penggerebekan di Pamulang,  Maret silam. Bersama Dulmatin, Sunata juga memimpin 15 orang di Aceh dan  45 orang di luar Aceh.</p>
<p>Sunata adalah atasan Maulana, Sofyan,  Mustakin, Ardi, Mahfud, Yudi, dan Jaja. Jaja tewas di Aceh, sedangkan  adiknya, Slamet Saptono, ditembak mati pada Rabu sore lalu di Cikampek,  Jawa Barat.</p>
<p>Menurut dia, gerak-gerik Sunata sudah lama diamati  Detasemen Khusus. Abdullah Sunata adalah pemimpin kelompok Komite Aksi  Penanggulangan Krisis (Kompak) di Ambon. Sunata pernah ditangkap pada 2  Juli 2005 karena menyembunyikan Noor Din M. Top dan menyimpan senjata  api. Pada Mei 2006, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonisnya tujuh  tahun penjara. Setelah keluar dari penjara, ia kerap muncul di berbagai  media massa untuk menjelaskan soal teroris.</p>
<p>Belakangan, kata  Bambang Hendarso, &#8220;Dia kembali memimpin Kompak dan jadi buron sampai  sekarang,&#8221; katanya. Nama Sunata masuk daftar 12 buron kasus terorisme di  Aceh setelah sejumlah tersangka teroris Aceh yang ditangkap  &#8220;bernyanyi&#8221;.</p>
<p>Sunata lahir di Bambu Apus, Jakarta Timur, 4 Oktober  1978. Ia disegani setelah menjadi Komandan Laskar Mujahidin Kompak di  Ambon. Polisi menuduhnya menyabot gudang senjata Brimob Polri di Tantui,  Ambon, pada 2000. Di Poso, Sulawesi Tengah, ia memimpin Kompak  Kayamanya.</p>
<p>Pada 2002, setelah Bom Bali I, Sunata konon bertemu  dengan Dulmatin dan Umar Patek di Jakarta. Polisi menengarai, dia dan  Maulana membantu membuka kamp pelatihan di Mindanao, Filipina, sekaligus  memasok dana dari Timur Tengah. Pada April 2004, Sunata membangun kamp  pelatihan Olas, Seram Barat, untuk konflik di Ambon.</p>
<p>&#8220;Sunata  seorang organisatoris,&#8221; kata pengamat intelijen Dynno Chressbon. Sunata  menolak aksi bom bunuh diri di sembarang tempat. Ia berpendapat medan  tempur hanya di daerah konflik semacam Poso, Ambon, dan Aceh. “Dia tak  mau menyerang Jakarta dan Bali,” ucapnya. Tapi ia sepakat dengan  rekan-rekannya soal pembunuhan pemimpin negeri yang mereka perangi.</p>
<p>Polisi  memburu Sunata, Patek, dan Abu Tholut di Jawa Tengah, Jawa Barat,  Lampung, dan Sumatera Barat. &#8220;Posisi mereka terkunci. Tinggal didor,”  Dynno menambahkan.</p>
<p><strong> L CORNILA DESYANA | Agung Sedayu |  Evan | Jobpie S</strong></p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/05/15/brk,20100515-247978,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/05/15/brk,20100515-247978,id.html</a></p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/05/17/abdullah-sunata-rancang-pembunuhan-presiden/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dewan Pers-Mahkamah Agung akan Bentuk TPF Kasus Ambon</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/05/17/dewan-pers-mahkamah-agung-akan-bentuk-tpf-kasus-ambon/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/05/17/dewan-pers-mahkamah-agung-akan-bentuk-tpf-kasus-ambon/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 05:52:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ambon jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[dewan pers]]></category>
		<category><![CDATA[kasus wartawan ambon]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan ambon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/2010/05/17/dewan-pers-mahkamah-agung-akan-bentuk-tpf-kasus-ambon/</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 15 Mei 2010 &#124; 19:56 WIB TEMPO Interaktif, Ambon -Dewan Pers dan Mahkamah Agung (MA) akan membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk menangani kasus pemukulan wartawan SCTV Juhri Samaneri di Pengadilan Negeri Ambon. Demikian dikatakan anggota Dewan Pers Bambang Harymurti di sela lokakarya bertajuk &#8220;Pers Membangun Demokrasi dan Perdamaian&#8221;, yang diseleggarakan Direktorat Diplomasi Publik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Sabtu, 15 Mei 2010 | 19:56 WIB</div>
<div>
<p><span style="color: #666666;"><strong>TEMPO <em>Interaktif</em></strong></span>,  <span style="color: #666666;"><strong>Ambon</strong></span> -Dewan Pers dan  Mahkamah Agung (MA) akan membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk  menangani kasus pemukulan wartawan SCTV Juhri Samaneri di Pengadilan  Negeri Ambon.</p>
<p>Demikian dikatakan anggota Dewan Pers Bambang  Harymurti di sela lokakarya bertajuk &#8220;Pers Membangun Demokrasi dan  Perdamaian&#8221;, yang diseleggarakan Direktorat Diplomasi Publik Kementerian  Luar Negeri bekerja sama dengan Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS), Sabtu  (15/5).<span id="more-209"></span></p>
<p>Menurut Bambang Harymurti, pembentukan TPF itu disepakati  ketika Dewan Pers bertemu dengan ketua MA di Jakarta, Senin, 10 Mei  lalu.</p>
<p>Samaneri dikeroyok dan diinjak-injak oleh pegawai PN Ambon,  ketika mengkonfirmasi larangan peliputan sidang praperadilan di PN  Ambon, yang dipimpin hakim Tengku Ojong. Persidangan praperadilan atas  penahanan Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat itu terkait kasus dugaan  korupsi sekitar Rp 2,7 miliar, Jumat, 7 Mei lalu.</p>
<p>&#8220;Masa pegawai  pengadilan pukul masyarakat di pengadilan,&#8221; kata Bambang Harymurti.</p>
<p>Setelah menyampaikan materi, Bambang bertemu dengan beberapa perwakilan  wartawan di lobbi Hotel Aston Natsepa. Setelah itu, Bambang menjenguk  Juhri Samaneri, yang masih dirawat di RSU Sumber Kasih Ambon.</p>
<p>Perwakilan wartawan juga menyerahkan satu bundel bukti-bukti  penganiayaan kepada Bambang, selaku wakil Dewan Pers. &#8220;Kami berharap  adanya kebebasan pers di Maluku,&#8221; ujar Lucky Sopacua, salah satu  perwakilan wartawan kepada Direktur Utama PT Tempo Indi Media yang akrab  dipanggil BHM itu.</p>
<p>Selama sekitar 1 jam di rumah sakit, BHM  mendengarkan keluhan-keluhan korban. BHM juga mendoakan agar Samaneri  lekas sembuh. &#8220;Dewan Pers akan <em>all out</em> memberikan advokasi,&#8221;  tutur BHM.</p>
<p><strong>MOCHTAR TOUWE</strong></p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/05/15/brk,20100515-248072,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/05/15/brk,20100515-248072,id.html</a></p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/05/17/dewan-pers-mahkamah-agung-akan-bentuk-tpf-kasus-ambon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Genset Singapura Mulai Pasok Sistem Kelistrikan Ambon</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/04/16/genset-singapura-mulai-pasok-sistem-kelistrikan-ambon/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/04/16/genset-singapura-mulai-pasok-sistem-kelistrikan-ambon/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 01:53:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[Nusantara / Jumat, 12 Maret 2010 21:12 WIB Metrotvnews.com, Ambon: Genset yang disewa PT (Persero) PLN Maluku dan Maluku Utara dari perusahaan rental generator Aggreko, Singapura, mulai menyuplai daya listrik di Kota Ambon dan sekitarnya. Deputi Manager Bidang Komunikasi dan Hukum PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Agus Lomo, yang dikonfrimasi di Ambon, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="news-content">
<div id="news-content-timestamp">Nusantara / Jumat, 12 Maret 2010  21:12 WIB</div>
<div id="news-content-text">
<p><strong>Metrotvnews.com, Ambon: </strong>Genset yang disewa  PT (Persero) PLN Maluku dan Maluku Utara dari perusahaan rental  generator Aggreko, Singapura, mulai menyuplai daya listrik di Kota Ambon  dan sekitarnya. Deputi Manager Bidang Komunikasi dan Hukum PT PLN  (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Agus Lomo, yang dikonfrimasi  di Ambon, Jumat, membenarkan genset itu mulai diuji coba sejak Kamis  (11/3). Kini sudah mampu menyuplai daya sebesar 7,65 MW.<span id="more-205"></span></p>
<p>&#8220;Saat ini baru 10 dari 13 generator sewaan yang dioperasikan dan  terkoneksi dengan sistem Ambon pada Pembangkit Listrik tenaga Diesel  (PLTD) di Desa Poka, kecamatan Teluk Ambon,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia mengatakan para teknisi asal Inggris, Australia, dan Filipina yang  didatangkan dari Aggreko terus memantau kemampuan 10 unit generator itu,  sehingga dapat bekerja optimal.</p>
<p>Dia mengakui, tambahan daya 7,65 MW dari generator sewaan itu turut  meningkatkan daya mampu saat ini menjadi 25,9 MW dari sebelumnya hanya  18,35 MW. Sementara itu, beban puncak di wilayah itu pada malam hari 37  MW dan 28 MW di siang hari.</p>
<p>&#8220;Dengan tambahan daya dari generator asal Singapura ini, maka defisit  daya listrik hanya tersisa 11,1 MW di malam hari dan di siang hari 2,1  MW,&#8221; kata Agus Lomo.</p>
<p>Dia menegaskan, krisis listrik yang melanda Kota Ambon dan sekitarnya  sejak pertengahan 2009 lalu dikarenakan kemampuan tujuh unit mesin di  PLTD Poka dan lima unit lainnya di PLTD Hative Kecil, Kecamatan Baguala  serta tujuh unit generator sewa dari PT Sewatama, hanya mampu menyuplai  daya 18,35 MW atau 50 persen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Saat ini, pasokan daya untuk sistem listrik Ambon berasal dari PLTD Poka  sebesar 7,7 MW dari kapasitas terpasang sebesar 33,6 MW, PLTD Hative  Kecil 5,95 MW dari daya terpasang 21,472 MW, sedangkan generator sewa  dari PT. Sewatama 4,6 MW (daya terpasang 5,75 MW).</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan tiga unit generator sisanya dari Singapura dapat  dikoneksi dengan sistem Ambon dalam beberapa hari ke depan, sehingga  bisa menambah pasokan daya sebesar 2,35 MW,&#8221; katanya.</p>
<p>Jika 13 mesin generator sewaan itu dioperasikan, maka defisit daya  listrik di siang hari dapat teratasi dan tidak ada lagi pemadaman  bergilir seperti yang terjadi saat ini, sedangkan pemadaman bergilir di  malam hari hanya akan dilakukan dua-tiga hari sekali dengan tenggang  waktu padam dua hingga tiga jam.(Ant/BEY)</p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/04/16/genset-singapura-mulai-pasok-sistem-kelistrikan-ambon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

