<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ambon Maluku - Ambon-Manise.Com &#187; Maluku</title>
	<atom:link href="http://ambon-manise.com/category/maluku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ambon-manise.com</link>
	<description>Bakudapa, Bakumpul, Bacarita, Dari Katong Par Katong Samua!</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jul 2010 06:51:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Artis Asal Maluku Ajak Warga Ambon Dukung Igo Di Indonesian Idol 2010</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/07/24/artis-asal-maluku-ajak-warga-ambon-dukung-igo-di-indonesian-idol-2010/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/07/24/artis-asal-maluku-ajak-warga-ambon-dukung-igo-di-indonesian-idol-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 06:51:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Igo Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Igo for Idol]]></category>
		<category><![CDATA[Igo Indonesian Idol]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian Idol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[


Rabu, 02 Juni 2010 08:26


AMBON-HUMAS,  Sejumlah artis nasional asal Maluku yang sedang berkunjung di Ambon  mengimbau warga di kota Ambon maupun warga Maluku pada umunya, mendukung  Igo Pentury sebagai wakil Maluku di ajang pencarian bakat paling  populer, Indonesian Idol 2010 yang saat ini ditayangkan RCTI.
“Semua  orang Ambon dan Maluku harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table>
<tbody>
<tr>
<td valign="top">Rabu, 02 Juni 2010 08:26</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><strong>AMBON-HUMAS</strong>,  Sejumlah artis nasional asal Maluku yang sedang berkunjung di Ambon  mengimbau warga di kota Ambon maupun warga Maluku pada umunya, mendukung  Igo Pentury sebagai wakil Maluku di ajang pencarian bakat paling  populer, Indonesian Idol 2010 yang saat ini ditayangkan RCTI.</p>
<p><img src="http://www.ambon.go.id/images/stories/berita/idol.jpg" border="0" alt="" width="200" />“Semua  orang Ambon dan Maluku harus mendukung Igo agar bisa meraih juara  pertama Indonesian Idol tahun ini,” kata Karen “Idol” Pooroe, di Ambon,  Minggu lalu.<span id="more-225"></span></p>
<p>Saat tampil sebagai <em>guest star</em> di salah satu Festival Band yang berlangsung di Ambon Plaza (Amplaz),  penyanyi berdarah Maluku itu, menggunakan kesempatan tersebut untuk  mengajak para penonton mengirimkan SMS (short Message Service)  sebanyak-banyaknya untuk mendukung Igo.</p>
<p>Menurut  Karen, orang Ambon dan Maluku pada umumnya memiliki talenta besar di  bidang seni dan budaya, terutama dunia tarik suara, karena dari daerah  ini banyak lahir penyanyi yang mampu mengukir prestasi nasional maupun  internasional semacam Broery Pesolima, Enteng Tanamal, Bob Tutupoli,  hingga Glenn Fredly.</p>
<p>Senada  dengan itu, artis asal Ambon lainnya seperti Yopie Latul, Ade “AFI”  Pattihahuan dan Vicky Anakotta, juga meminta dukungan warga Ambon agar  Igo bertahan dan lolos menjadi yang terbaik di Indonesian Idol.</p>
<p>“Inilah  waktunya bagi orang Ambon tampil menjadi yang terbaik di Indonesian  Idol. Igo layak menjadi yang terbaik di ajang ini,” ujar Ade “AFI”  Pattihahuan.</p>
<p>Sementara  Jopie Latul mengakui, Ambon dan Maluku sangat identik dengan dunia  tarik suara. “Orang Ambon dan Maluku selalu diidentikkan dengan pintar  bernyanyi dan memiliki suara merdu dan hal itu memang terbukti,”  katanya.</p>
<p>Menurut  Jopie Latul yang terkenal dengan lagu “Poco-Poco” itu, Igo Pentury  layak mendapat dukungan semua lapisan masyarakat di Ambon dan Maluku  untuk menjadi Indonesian Idol tahun ini, karena ia memiliki karakter dan  suara yang merdu serta ditunjang penampilan yang prima.</p>
<p>Keinginan  para artis asal Maluku ini, sejalan dengan harapan Walikota Ambon, Drs.  M. J Papilaja, MS yang terus disampaikan kepada warga kota, serta  partisipasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kota  (Pemkot) Ambon yang diwujudkan dengan mengumpulkan dana secara sukarela  untuk membeli voucher guna mengirim SMS dukungan sebanyak-banyaknya  kepada Igo.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/07/24/artis-asal-maluku-ajak-warga-ambon-dukung-igo-di-indonesian-idol-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menengok Fanatisme Pendukung Belanda di Ambon</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/07/08/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/07/08/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 06:46:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Menengok Fanatisme Pendukung Belanda di Ambon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[M Hanafi Holle &#8211; Piala Dunia

Ambon &#8211;     Ikatan emosional orang Ambon dan Belanda memang sulit dilepas  pisahkan termasuk di Piala Dunia 2010. Apalagi, dari 23 pemain &#8220;Singa  Oranye&#8221;, lima di antaranya berdarah Maluku.
Saat Belanda  menaklukan Uruguay 3-2 dan lolos ke final, ribuan suporter Belanda di  kota Ambon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong>M Hanafi Holle</strong> &#8211; Piala Dunia</div>
<div><img class="alignleft" style="margin: 0px;border: 0pt none" src="http://pialadunia.detiksport.com/images/content/2010/07/07/805/belanda.jpg" border="0" alt="Gambar" hspace="0" vspace="0" width="285" height="200" /></div>
<p><strong>Ambon</strong> &#8211;     Ikatan emosional orang Ambon dan Belanda memang sulit dilepas  pisahkan termasuk di Piala Dunia 2010. Apalagi, dari 23 pemain &#8220;Singa  Oranye&#8221;, lima di antaranya berdarah Maluku.</p>
<p>Saat Belanda  menaklukan Uruguay 3-2 dan lolos ke final, ribuan suporter Belanda di  kota Ambon tumpah ruah di ruas-ruas jalan. Aksi ngebut sejumlah  kendaraan bermotor dan mobil menghiasi kota bertajuk manise ini.</p>
<p>&#8220;Kami  yakin, Belanda akan jadi kampiun. Belanda akan ketemu Jerman di Final.  Jerman boleh bangga menaklukkan calon juara Argentina dan Inggris. Tapi  ini Belanda, Bung, bukan Argentina atau Inggris. Kami sangat yakin,  Belanda akan juara,&#8221; tegas Rodman Sapulette, yang diamini  rekan-rekannya, saat ditemui <strong>detikcom</strong> di salah satu  mangkal anak muda di kompleks Belakang Soya, Kecamatan Sirimau.</p>
<p>Di  desa Tulehu, konvoi kemenangan pendukung Belanda sangat meriah. &#8220;Mereka  pantas menang, karena semangat, gaya main dan strategi yang  diterapkan,&#8221; ujar Acil Lestaluhu, salah satu pelatih klub lokal di Ambon  di Tulehu.</p>
<p>Tahun ini, kata Acil, dinilai penampilan terbaik tim  kesayangannya. &#8220;Saya berharap, orang Ambon yang akan angkat Piala Dunia  2010. Ada Giovanni van Bronckhorst, Nigel de Jong, John Heitinga,  Gregory van der Wiel, Demi de Zeeuw, dan Ibrahim Afellay,&#8221; papar Acil.</p>
<p>Pantauan  <strong>detikcom</strong>, Rabu (7/7/2010), aksi borong bendera,  gelang, ikat kepala, dan kostum de Oranye marak terjadi. &#8220;Kaos Belanda  sudah habis sejak dua jam lalu, yang ada hanya jaket,&#8221; ungkap Hilda  Halim (20) penjaga toko pakaian di areal Ambon Plaza, Jl Sam Ratulangi.<span id="more-221"></span></p>
<p>Hal  yang sama juga terlihat di toko Hidayah. &#8220;Iya, Pak, kostum Belanda  habis. Padahal persediaan kami banyak. Orang Ambon memang fans berat tim  Belanda,&#8221; ujar Hi. Saleh (62), pemilik toko.</p>
<p>Nuansa ini sama  persis dengan sejumlah kios dan toko di pusat perbelanjaan Ambon Plaza  ini. Tak satu pun kostum Belanda yang digantung atau terpajang. &#8220;Habis,  Bos. Tinggal jaket dan gelang. Itu juga hampir habis,&#8221; kata Dahniar (39)  pemilik toko sport di areal Amplas.</p>
<p>Di lain sisi, nyaris hampir  semua angkot jurusan Kudamati, Benteng atas, Batu Gajah, Batu Meja,  Karang Panjang, dan sejumlah rute lainnya, berbendera Belanda. Begitupun  ratusan bendera tim <em>The Flying Dutchman</em> ini berkibar di  sejumlah lokasi di kota Ambon. Dari yang ukuran kecil hingga paling  besar berukuran 7-10 meter.</p>
<p>Selain bendera, sejumlah tempat  mangkal anak muda dan dinding tembok juga dicat bendera Belanda.  Beberapa motor dan mobil juga dicat bendera Belanda.</p>
<p>Seberadaan  banyak pemain top Belanda yang berdarah Maluku membuat ribuan warga kota  Ambon mendukung habis-habisan tim merah-putih-biru itu.</p>
<p>Tak  lupa, ikatan emosional orang Ambon dengan Negeri Kincir Angin memang  lekat. Ada ribuan orang Maluku atau warga Ambon yang tinggal dan telah  menjadi warga negara Belanda. Ikatan ini semakin kuat setelah pemerintah  kota Ambon kerap menjalin kerja sama dengan pemerintah Kerajaan Belanda  dari berbagai bidang pembangunan.<br />
<strong><br />
Nyaris Bentrok</strong></p>
<p>Fanatisme  tim sepakbola yang bertarung di Piala Dunia 2010 bukan hanya milik  peserta laga bergengsi itu. Kecintaan berlebihan terhadap tim kesayangan  juga di tunjukkan warga kota Ambon, sampai-sampai nyaris bentrok.</p>
<p>Saat�  Brasil dihentikan Oranye di perdelapan final, misalnya, Sesama warga  Desa Batu Merah di Kecamatan Sirimau, kota Ambon, saling hadang dan baku  lempar.</p>
<p>Saat pawai kemenangan, fans Belanda dihadang fans  Brasil di ruas jalan Batu Merah. Saling ejek dan caci maki terjadi.  Beruntung tim Bimob Polda Maluku sigap dan melerai kedua pendukung.</p>
<p>Kapolres  Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP. Didik Widjanarko, mengatakan,  pihaknya sejauh ini sudah melakukan antisipasi terhadap ekses dari  pertandingan timnas Belanda melawan tim lainnya termasuk tim Uruguay  dinihari tadi. Seluruh petugas seperti, Samapta, intel, Buser, Satlantas  hingga Brimob di terjunkan ke sejumlah titik-titik di Kota Ambon yang  dianggap rawan.</p>
<p>&#8220;Kami akan selalu memantau konvoi masyarakat di  jalan-jalan sebagai bentuk luapan kegembiraannya atas kemenangan tim  favoritnya,&#8221; tandas Kapolres melalui pesan elektronik kepada <strong>detikcom.</strong></p>
<p>(<strong>han/a2s</strong>)</p>
<p><a href="http://pialadunia.detiksport.com/read/2010/07/07/181704/1395064/805/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon?b99110170">http://pialadunia.detiksport.com/read/2010/07/07/181704/1395064/805/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon?b99110170</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/07/08/menengok-fanatisme-pendukung-belanda-di-ambon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teroris Ajak Alumni Poso Gabung Kirim Pesan via Internet, Lawan Densus 88</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/05/17/teroris-ajak-alumni-poso-gabung-kirim-pesan-via-internet-lawan-densus-88/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/05/17/teroris-ajak-alumni-poso-gabung-kirim-pesan-via-internet-lawan-densus-88/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 06:09:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[alumni poso]]></category>
		<category><![CDATA[densus 88]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Ajak Alumni Poso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[Teroris Ajak Alumni Poso Gabung
Kirim Pesan via Internet, Lawan Densus 88

JAKARTA &#8212; Teroris paling diburu Densus 88  Mabes Polri saat ini, Abdullah Sonata, menyatakan tak mau menyerah.  Sonata justru meminta dukungan dari para eks narapidana teroris yang  sudah bebas. Selain itu, pria yang diduga polisi menggantikan peran  Dulmatin itu mengajak seluruh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="judulberita">Teroris Ajak Alumni Poso Gabung</div>
<div id="subjudulberita">Kirim Pesan via Internet, Lawan Densus 88</div>
<div><img class="alignleft" src="http://www.fajar.co.id/photohead/1273967616teroris3.jpg" alt="" width="278" height="244" /></div>
<p>JAKARTA &#8212; Teroris paling diburu Densus 88  Mabes Polri saat ini, Abdullah Sonata, menyatakan tak mau menyerah.  Sonata justru meminta dukungan dari para eks narapidana teroris yang  sudah bebas. Selain itu, pria yang diduga polisi menggantikan peran  Dulmatin itu mengajak seluruh alumni Afghanistan, Moro-Mindanao  (Filipina), dan konflik Poso untuk bergabung.</p>
<p>&#8220;Ana (aku) bukanlah orang yang alim dan terbaik dari antum (kalian)  semua. Tetapi, risalah ini ana buat dalam pelarian DPO sebagai bentuk  tanashuh (nasihat) dan tadzkirah (pengingat) bagi kita semua,&#8221; ujar  Sonata melalui naskah yang di-posting di beberapa situs &#8220;projihad&#8221;.  Situs-situs itu, antara lain, beralamat di  http://azzamalqitall.wordpress .com dan situs <span id="more-216"></span>7ihadmedia.wordpress.com.</p>
<p>Posting itu tertanggal 3 Mei 2010. Namun, di akhir suratnya, Sonata  yang menggunakan nama alias Abu Ikrimah Al Bassam Al Mathlubi itu  mencantumkan tanggal 29 April 2010. Hingga malam tadi pukul 20.00, situs  itu masih bisa diakses.</p>
<p>Nama Abdullah Sonata disebut langsung  oleh Kapolri Jenderal Bambang  Hendarso Danuri dalam jumpa pers, Jumat lalu 14 Mei. Menurut Kapolri,  Sonata adalah figur yang berbahaya karena militan dan pintar merekrut  anggota baru. Polisi juga menduga, setelah Dulmatin tewas, Sonata  menggantikan dia sebagai amir, pemimpin.</p>
<p>Sonata adalah teroris residivis. Dia lahir di Bambu Apus, Jakarta  Timur, 4 Oktober 1978. Dia disegani setelah menjadi komandan Laskar  Mujahidin Kompak (Komite Penanggulangan Krisis) di Ambon pada konflik  bernuansa SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) pada 1999. Saat itu  laskarnya beranggota sekitar 500 orang.</p>
<p>Polisi juga menuduh dia menyabot gudang senjata Brimob Polri di  Tantui, Ambon, pada 2000. Di Poso, Sulawesi Tengah, dia memimpin  kelompok Kompak Kayamanya.</p>
<p>Pada 2002, setelah bom Bali I, Sonata bertemu dengan Dulmatin dan  Umar Patek di Jakarta. Sonata dan Maulana (tewas di Cawang, red)  membantu membuka kamp pelatihan di Mindanao, Filipina, sekaligus memasok  dana dari Timur Tengah.</p>
<p>Pada April 2004, Sonata membangun kamp pelatihan Olas, Seram Barat,  untuk konflik di Ambon. Dia tertangkap 6 Juli 2005 dan disidang Mei  2006.</p>
<p>Dalam naskahnya yang dipenuhi ilustrasi ayat Alquran, Sonata meminta  para alumni daerah konflik bersatu dan bergabung bersamanya melawan  Densus 88. &#8220;Ya akhi (Hai saudaraku), jangan antum merasa cukup karena  pernah berjihad di Afghanistan, Moro, Ambon, Poso, dan tempat lainnya.</p>
<p>Jangan antum merasa cukup karena sudah bergelar alumni, kemudian  sekarang antum diam dan mundur ke belakang,&#8221; tulisnya.</p>
<p>Sonata juga mengatakan, selama dipenjara dirinya tetap berkoordinasi  dengan rekan-rekannya sesama napi teroris. &#8220;Di Cipinang dulu, dalam  kajian via HP, Ustaz Mukhlash (terpidana mati bom Bali, sudah  dieksekusi, red) pernah menasihati kita agar istiqamah,&#8221; kata Sonata.</p>
<p>Dia mengkritik para mantan narapidana terorisme yang setelah keluar  dari penjara justru membantu polisi. &#8220;Mereka telah menjadi ansharu  thaghut (penolong setan). Bahkan, ada di antaranya yang sadar atau tidak  sadar telah menjadi Bani Abas, anak buah Nasir Abas,&#8221; tulis Sonata.</p>
<p>Nasir Abas adalah mantan ketua mantiqi JI (Jamaah Islamiyah) yang  sekarang bersama Densus 88 aktif memerangi terorisme.</p>
<p>Sonata berharap, teman-temannya yang belum bergabung dalam kelompok  teror segera terlibat. Dia mencoba merayu dengan membangkitkan masa lalu  mereka. &#8220;Masih ingatkah antum ketika kita amaliyah bersama di front  jihad Ambon, di Poso, dan tempat lainnya? Masih ingatkah antum ketika  kita terombang-ambing di lautan dan kelelahan melintasi pegunungan dalam  rangka menyongsong kematian?&#8221; tulis Sonata.</p>
<p>Tampaknya, teroris berusia 32 tahun itu juga tak ingin tertangkap  hidup-hidup. &#8220;Tidak mungkin kita bisa meraih keutamaan ini tanpa amal  jihad fii sabiilillah, tidak mungkin kita meraih kemenangan tanpa  terbunuh di jalan Allah, tidak mungkin Allah memberikan rezeki sebagai  syahid kalau kita cuma duduk-duduk saja,&#8221; tulisnya.</p>
<p>Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang menegaskan,  perburuan terhadap Sonata masih berlanjut. &#8220;Semua nama DPO, termasuk  Sonata, kita harap bisa segera tertangkap oleh tim yang tak kenal lelah  di lapangan,&#8221; katanya.</p>
<p>Mantan juru bicara kasus bom Bali 1 itu meminta bantuan masyarakat  jika memperoleh informasi tentang para buron polisi, termasuk Abdullah  Sonata, untuk menginformasikan kepada aparat. &#8220;Kerja memberantas  terorisme tak bisa ditanggung sendiri oleh polisi, harus ada bantuan  dari warga,&#8221; katanya.</p>
<p>Edward meminta ketua RT dan RW meningkatkan kewaspadaan jika ada  laporan dari warga tentang aktivitas yang mencurigakan. &#8220;Bisa melalui  polisi sektor atau aparat setempat di sekitar tempat tinggal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Secara terpisah, pengamat terorisme Rakyan Adibrata SH menilai,  surat Sonata di website sengaja dibiarkan oleh Densus 88 Mabes Polri.  &#8220;Tujuannya agar bisa dilacak siapa saja simpatisan mereka, misalnya yang  posting atau yang mengakses,&#8221; kata dia.</p>
<p>Peneliti dari Research Center for Terrorism and Security itu  menjelaskan, internet protocol (IP) address bisa digunakan sebagai dasar  Unit Cybercrime Densus 88 untuk melacak jejak Sonata. &#8220;Tapi, jangan  disamaratakan seolah-olah semua yang mengakses website itu teroris,&#8221;  tuturnya.</p>
<p>Alumnus Fakultas Hukum UII itu yakin, kemampuan Korps Burung Hantu  (Densus 88) sangat memadai dalam melacak situs di dunia maya. &#8220;Mereka  dilatih langsung oleh agen NSA (National Security Agency, red) dalam  kursus-kursus yang rutin dilakukan,&#8221; kata Rakyan.</p>
<p>Sebenarnya di mana posisi Sonata sekarang? Sumber Fajar di  lingkungan antiteror menyebutkan, posisi Sonata sudah terdeteksi. &#8220;Dia  susah lari jauh karena semua simpatisannya sekarang tiarap,&#8221; kata dia.<br />
Peran Sonata dalam jaringan teror baru yang menggelar tadrib asykari  (latihan militer) di Aceh sangat signifikan. &#8220;Dia menggantikan peran  Dulmatin yang tertembak di Pamulang,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebuah regu khusus Densus 88 Mabes Polri sekarang membawa dua  tersangka yang ditangkap sebelumnya untuk mengendus lokasi persembunyian  Abdullah Sonata.</p>
<p>Siapa yang dikeler? &#8220;Wah, itu tidak bisa dibuka di koran,&#8221; elaknya.  Sementara itu, hingga tadi malam, kelima jenazah teroris yang tertembak  di Cikampek berada di gedung Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri  Kramatjati, Jakarta Timur.</p>
<p>Menurut Kepala Forensik RS Polri AKBP Triroso, hingga kemarin,  pihaknya belum mendapat instruksi dari Tim Densus 88 untuk  memperbolehkan mengeluarkan kelima jenazah itu. &#8220;Kami hanya dititipi.  Yang berwenang mereka (Densus 88, red),&#8221; katanya saat dihubungi Fajar.</p>
<p>Lebih lanjut, pria berkacamata itu mengatakan, proses identifikasi  terhadap lima jenazah tersebut sudah pada tahap ante mortem. Yakni,  mencocokkan ciri-ciri tubuh setelah mati dengan data-data sebelum mati.  Karena itu, masih ada tim di lapangan yang menggali data-data dari pihak  keluarga.</p>
<p>Bagaimana keluarga Saptono yang datang Jumat lalu (14/5) dan  menyatakan bahwa berdasar ciri-ciri fisik, salah satu jenazah adalah  Saptono. &#8220;Itu kan masih data sekunder. Yang kami perlukan sekarang data  primer,&#8221; jelasnya. (jpnn)</p>
<p><a href="http://metronews.fajar.co.id/read/92533/10/teroris-ajak-alumni-poso-gabung">http://metronews.fajar.co.id/read/92533/10/teroris-ajak-alumni-poso-gabung</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/05/17/teroris-ajak-alumni-poso-gabung-kirim-pesan-via-internet-lawan-densus-88/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Maluku di Kupang Gelar Upacara Patita</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/05/17/warga-maluku-di-kupang-gelar-upacara-patita/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/05/17/warga-maluku-di-kupang-gelar-upacara-patita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 06:08:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[upacara patita]]></category>
		<category><![CDATA[warga ambon kupang]]></category>
		<category><![CDATA[warga maluku kupang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Minggu,  16 Mei 2010 05:52 WIB
Penulis : Palce Amalo



Upacara  Patita&#8212;MI/Palce Amalo/ip

KUPANG&#8211;MI: Ribuan warga asal Maluku  yang bermukim di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar upacara  patita untuk mempererat persaudaraan di Pantai Wisata Nunusui, Kupang,  Sabtu (15/5).
Upacara itu adalah kedua kalinya setelah upacara pertama tahun  lalu pasca konflik Ambon yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Minggu,  16 Mei 2010 05:52 WIB</p>
<div>Penulis : Palce Amalo</div>
</div>
<div>
</div>
<div><img class="alignright" src="http://www.mediaindonesia.com/spaw/uploads/images/article/image/20100516_121049_patita2.jpg" alt="Warga Maluku di Kupang Gelar Upacara Patita" width="330" height="260" />Upacara  Patita&#8212;MI/Palce Amalo/ip</p>
</div>
<p>KUPANG&#8211;MI: Ribuan warga asal Maluku  yang bermukim di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar upacara  patita untuk mempererat persaudaraan di Pantai Wisata Nunusui, Kupang,  Sabtu (15/5).</p>
<p>Upacara itu adalah kedua kalinya setelah upacara pertama tahun  lalu pasca konflik Ambon yang memicu eksodus ribuan warga Ambon ke  Kupang. Mereka membawa kain putih sepanjang 10 meter kemudian  dibentangkan berbentuk lingkaran. Satu per satu warga Ambon memegang  kain, sedangkan warga lainnya masuk ke dalam lingkaran diiringi lagu  Pela Gandong. <span id="more-214"></span></p>
<p>Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dan istri yang  diundang pada ucapara itu diminta mengenakan pinta berwarna merah di  kepala seperti warga Ambon lainnya. Gubernur berdiri di bagian depan  sambil memegang ujung kain berjalan mengelilingi lapangan lokasi  upacara, diikuti tokoh-tokoh adat asal Ambon.</p>
<p>Ketua Ikatan Warga asal Maluku di Kupagn Johanis Kosapilawan  mengatakan, upacara itu diikuti seluruh warga Ambon tanpa membedakan  keyakinan, antara lain dari kalangan Kristen dan Muslim berbuar jadi  satu. Mereka bergembira sambil menyanyikan lagu mengiringi gubernur  bersama warga lainnya yang membawa kain.</p>
<p>Ketika rombongan pembawa kain berhenti di tengah lapangan,  diakhiri dengan doa bersama sebelum dilanjutkan dengan makan patita  bersama. Puluhan tempat piring yang telah diisi bahan makanan lokal  seperti pisang, umbi, nasi kuning, ikan bakar, daging sapi disantap  beramai-ramai. Mereka juga menyalakan obor yang di tepi pantai sebagai  simbol saling mengingatkan untuk menjada persaudaraan antarawarga Maluku  maupun dengan warga Kupang. &#8220;Kami juga siap mendukung program  pemerintah daerah yaitu makan pangan lokal setiap hari Kamis,&#8221; kata  Yohanis.</p>
<p>Gubernur Frans Lebu Raya berharap ikatan persaudaraan warga  Maluku tetap solid, serta mendukung pembangunan di Nusa Tenggara Timur.  &#8220;Pemerintah berharap acara persaudaraan ini digelar setiap tahun untuk  mengingatkan kita menjaga keharmonisan di masyarakat maupun di rumah,&#8221;  katanya. (PO/OL-03)</p>
<p><a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/16/143070/129/101/Warga-Maluku-di-Kupang-Gelar-Upacara-Patita">http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/16/143070/129/101/Warga-Maluku-di-Kupang-Gelar-Upacara-Patita</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/05/17/warga-maluku-di-kupang-gelar-upacara-patita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abdullah Sunata Rancang Pembunuhan Presiden</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/05/17/abdullah-sunata-rancang-pembunuhan-presiden/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/05/17/abdullah-sunata-rancang-pembunuhan-presiden/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 05:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah Sunata]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan presiden]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[
Sabtu, 15 Mei 2010 &#124; 07:36 WIB


  
Abdullah Sonata.  TEMPO/Yosep Arkian


TEMPO Interaktif,  Jakarta &#8211; Polisi  mengklaim kelompok yang dipimpin Arman Kristianto alias Abdullah Sunata  merencanakan penyerangan terhadap Istana Negara pada 17 Agustus 2010.  Kelompok teroris yang menyebut dirinya Al-Qaidah Indonesia Wilayah  Serambi Mekkah itu telah menyiapkan puluhan senjata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Sabtu, 15 Mei 2010 | 07:36 WIB</div>
<div><a title="Perbesar huruf" href="http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/05/15/brk,20100515-247978,id.html#"></a></div>
<div>
<div><a title="Zoom" href="http://image.tempointeraktif.com/?id=35055&amp;width=490"> <img class="alignleft" src="http://image.tempointeraktif.com/?id=35055&amp;width=274" alt="foto" width="274" height="156" /> </a></div>
<p>Abdullah Sonata.  TEMPO/Yosep Arkian</p>
</div>
<div>
<p><span style="color: #666666"><strong>TEMPO <em>Interaktif</em></strong></span>,  <span style="color: #666666"><strong>Jakarta</strong></span> &#8211; Polisi  mengklaim kelompok yang dipimpin Arman Kristianto alias Abdullah Sunata  merencanakan penyerangan terhadap Istana Negara pada 17 Agustus 2010.  Kelompok teroris yang menyebut dirinya Al-Qaidah Indonesia Wilayah  Serambi Mekkah itu telah menyiapkan puluhan senjata dan peluncur granat.<span id="more-211"></span></p>
<p>&#8220;Mereka  akan serang dan bunuh RI-1, pejabat, dan tamu negara yang sedang  upacara di Istana,” kata Kepala Kepolisian RI Jenderal Bambang Hendarso  Danuri dalam jumpa pers di kantornya kemarin.</p>
<p>Suhardi alias Usman  alias Rosikienoor sudah diperintahkan mengambil 21 pucuk senjata dari  Mindanao, termasuk peluncur granat, untuk Hari Kemerdekaan. Di antara  senapan itu ada senapan jarak jauh yang biasa digunakan para <em>sniper</em>.</p>
<p>&#8220;Semua itu diperintahkan oleh Maulana.&#8221; Ahmad Maulana alias  Zakaria Samad alias Malik alias Luqman adalah lelaki yang ditembak mati  petugas Detasemen Khusus 88 Antiteror pada Rabu lalu di Cawang, Jakarta  Timur.</p>
<p>Kepala Polri kemarin menunjukkan sebuah bagan organisasi  yang menggambarkan jabatan Sunata sejajar dengan para senior kelompok  ini, misalnya Dulmatin, yang tewas dalam penggerebekan di Pamulang,  Maret silam. Bersama Dulmatin, Sunata juga memimpin 15 orang di Aceh dan  45 orang di luar Aceh.</p>
<p>Sunata adalah atasan Maulana, Sofyan,  Mustakin, Ardi, Mahfud, Yudi, dan Jaja. Jaja tewas di Aceh, sedangkan  adiknya, Slamet Saptono, ditembak mati pada Rabu sore lalu di Cikampek,  Jawa Barat.</p>
<p>Menurut dia, gerak-gerik Sunata sudah lama diamati  Detasemen Khusus. Abdullah Sunata adalah pemimpin kelompok Komite Aksi  Penanggulangan Krisis (Kompak) di Ambon. Sunata pernah ditangkap pada 2  Juli 2005 karena menyembunyikan Noor Din M. Top dan menyimpan senjata  api. Pada Mei 2006, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonisnya tujuh  tahun penjara. Setelah keluar dari penjara, ia kerap muncul di berbagai  media massa untuk menjelaskan soal teroris.</p>
<p>Belakangan, kata  Bambang Hendarso, &#8220;Dia kembali memimpin Kompak dan jadi buron sampai  sekarang,&#8221; katanya. Nama Sunata masuk daftar 12 buron kasus terorisme di  Aceh setelah sejumlah tersangka teroris Aceh yang ditangkap  &#8220;bernyanyi&#8221;.</p>
<p>Sunata lahir di Bambu Apus, Jakarta Timur, 4 Oktober  1978. Ia disegani setelah menjadi Komandan Laskar Mujahidin Kompak di  Ambon. Polisi menuduhnya menyabot gudang senjata Brimob Polri di Tantui,  Ambon, pada 2000. Di Poso, Sulawesi Tengah, ia memimpin Kompak  Kayamanya.</p>
<p>Pada 2002, setelah Bom Bali I, Sunata konon bertemu  dengan Dulmatin dan Umar Patek di Jakarta. Polisi menengarai, dia dan  Maulana membantu membuka kamp pelatihan di Mindanao, Filipina, sekaligus  memasok dana dari Timur Tengah. Pada April 2004, Sunata membangun kamp  pelatihan Olas, Seram Barat, untuk konflik di Ambon.</p>
<p>&#8220;Sunata  seorang organisatoris,&#8221; kata pengamat intelijen Dynno Chressbon. Sunata  menolak aksi bom bunuh diri di sembarang tempat. Ia berpendapat medan  tempur hanya di daerah konflik semacam Poso, Ambon, dan Aceh. “Dia tak  mau menyerang Jakarta dan Bali,” ucapnya. Tapi ia sepakat dengan  rekan-rekannya soal pembunuhan pemimpin negeri yang mereka perangi.</p>
<p>Polisi  memburu Sunata, Patek, dan Abu Tholut di Jawa Tengah, Jawa Barat,  Lampung, dan Sumatera Barat. &#8220;Posisi mereka terkunci. Tinggal didor,”  Dynno menambahkan.</p>
<p><strong> L CORNILA DESYANA | Agung Sedayu |  Evan | Jobpie S</strong></p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/05/15/brk,20100515-247978,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/05/15/brk,20100515-247978,id.html</a></p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/05/17/abdullah-sunata-rancang-pembunuhan-presiden/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Unjuk Rasa Mahasiswa Ambon Ricuh</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/03/30/unjuk-rasa-mahasiswa-ambon-ricuh/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/03/30/unjuk-rasa-mahasiswa-ambon-ricuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 01:42:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[   

Headline News / Nusantara /  Selasa, 23 Maret 2010 16:13 WIB

Metrotvnews.com, Ambon: Unjuk rasa ratusan  mahasiswa Universitas Patimura, Ambon, Maluku, Selasa (23/3),  berlangsung ricuh. Mereka merusak fasilitas kampus Fakultas Ekonomi dan  bentrok dengan kelompok mahasiswa lain.
Aksi brutal ini terjadi lantaran mahasiswa tak diizinkan bertemu dengan  dekan fakultas. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- LEVEL 2 CONTENT --> <!-- NEWS VIDEO --> <!-- /NEWS VIDEO --> <!-- NEWS CONTENT --></p>
<div id="news-content">
<div id="news-content-timestamp">Headline News / Nusantara /  Selasa, 23 Maret 2010 16:13 WIB</div>
<div id="news-content-text">
<p><strong>Metrotvnews.com, Ambon</strong>: Unjuk rasa ratusan  mahasiswa Universitas Patimura, Ambon, Maluku, Selasa (23/3),  berlangsung ricuh. Mereka merusak fasilitas kampus Fakultas Ekonomi dan  bentrok dengan kelompok mahasiswa lain.</p>
<p>Aksi brutal ini terjadi lantaran mahasiswa tak diizinkan bertemu dengan  dekan fakultas. Mereka kemudian melempari kaca jendela. Seorang anggota  resimen mahasiswa dikeroyok kelompok tersebut. Bahkan, Pembantu Rektor  III Jainudin Notanubun nyaris menjadi bulan-bulanan mahasiswa.</p>
<p>Sedianya mahasiswa akan memprotes sikap pihak universitas yang dinilai  tak adil. Rencananya, mereka juga memprotes proses penentuan pejabat di  lingkungan Universitas Patimura. Menurut mereka, pihak kampus tak  memperhatikan asas perimbangan dalam proses tersebut.(***)</p>
</div>
</div>
<p><!--Session data--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/03/30/unjuk-rasa-mahasiswa-ambon-ricuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sail Banda 2010 Event</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/03/10/sail-banda-2010-event/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/03/10/sail-banda-2010-event/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 02:51:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Article (English Version)]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Bunaken]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Indonesia 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda 2010 Information]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Sail Banda 2010 Program Collaboration DKP, Depbudpar, Kemenegpora and Maluku Province Goverment,and many other Institution.
MAIN EVENT:
1. Rally &#38; YACHT RACE
2. SPORTS KEJURNAS waters, GAME FISHING
3. DIVING INTERNATIONAL TOURNAMENT
4. Arafura Games
5. INTERNATIONAL CONFERENCE ON SMALL ISLAND
6. COOPERATION CONFERENCE INDONESIA-AUSTRALIA (G TO G AND P TO P)
7. INTERNATIONAL SEMINAR ON &#8220;Sago SPICES AND FOOD FOR SAFETY&#8221;
8. SEAFOOD [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sail Banda 2010 Program Collaboration DKP, Depbudpar, Kemenegpora and Maluku Province Goverment,and many other Institution.<br />
MAIN EVENT:<br />
1. Rally &amp; YACHT RACE<br />
2. SPORTS KEJURNAS waters, GAME FISHING<br />
3. DIVING INTERNATIONAL TOURNAMENT<br />
4. Arafura Games<br />
5. INTERNATIONAL CONFERENCE ON SMALL ISLAND<br />
6. COOPERATION CONFERENCE INDONESIA-AUSTRALIA (G TO G AND P TO P)<br />
7. INTERNATIONAL SEMINAR ON &#8220;Sago SPICES AND FOOD FOR SAFETY&#8221;<br />
8. SEAFOOD AND FISH PRODUCT EXPO<br />
9. CROSS NUSANTARA ADOLESCENT BAHARI<br />
10. WARNING INDEPENDENCE R.I. THE ISLAND outer<br />
11. OPERATION BHAKRI &#8220;Baskara SURYA JAYA&#8221;<br />
12. NAVY NAVY TO TALK AND PORT VISIT</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/03/10/sail-banda-2010-event/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>International Diving Tournament</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/03/10/international-diving-tournament/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/03/10/international-diving-tournament/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 02:50:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Article (English Version)]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Indonesia 2009]]></category>
		<category><![CDATA[International Diving Tournament]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda 2010 Information]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[
There will be a International Diving Competition in Sail Banda 2010. The tournament will be competed by divers from Indonesia and countries all over the world. They will try to do their best to win the competition. Sail Banda 2010 held this tournament because the ocean and the sea in Banda Islands is very clean [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://sailbanda.com/images/stories/diving.jpg" border="0" alt="" hspace="10" align="left" /></p>
<p>There will be a International Diving Competition in Sail Banda 2010. The tournament will be competed by divers from Indonesia and countries all over the world. They will try to do their best to win the competition. Sail Banda 2010 held this tournament because the ocean and the sea in Banda Islands is very clean and beautiful that&#8217;s why they held this tournament to let people know how beautiful the ocean and the sea in Banda Islands. The event will be supported by PB POSSI and Cimas France.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/03/10/international-diving-tournament/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yacht Rally &amp; Race at Sail Banda</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/03/10/yacht-rally-race-at-sail-banda/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/03/10/yacht-rally-race-at-sail-banda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 02:45:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Article (English Version)]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Indonesia 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda 2010 Information]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[
Yacht Rally Race is he most awaited entertainment in Sail Banda 2010. This event is a Yacht Rally and Yacht Racing, but they merger it together to become Yatch Rally Race. Banda Islands is surrounded by seas and river and it will make a good condition to held the event. Yacht Rally Race exploit the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://sailbanda.com/images/stories/GAMES-TOURNAMENT.gif" border="0" alt="" /></p>
<p><strong>Yacht Rally Race is he most awaited entertainment in Sail Banda 2010. This event is a Yacht Rally and Yacht Racing, but they merger it together to become Yatch Rally Race. Banda Islands is surrounded by seas and river and it will make a good condition to held the event. Yacht Rally Race exploit the yearly event of &#8220;Sail Indonesia&#8221;. The race will start from July 24 2010 from Darwin, Australia. </strong></p>
<p><img src="http://sailbanda.com/images/stories/rally-route.gif" border="0" alt="" /></p>
<p><strong>There are 2 routes for the rally, they are :</strong></p>
<ul>
<li>Route 1 : Darwin &#8211; Banda &#8211; Ambon &#8211; Wakatobi &#8211; Labuhan Bajo &#8211; Bali &#8211; Kumei &#8211; Karimun Jawa &#8211; Jakarta &#8211; Belitung &#8211; Singapore</li>
</ul>
<ul>
<li>Route 2 : Darwin &#8211; Kupang &#8211; Alor &#8211; Labuhan Bajo &#8211; Bali &#8211; Kumei &#8211; Karimun Jawa &#8211; Jakarta &#8211; Belitung &#8211; Singapore</li>
</ul>
<p><strong>The are 3 phase for the Yacht Race, they are : </strong></p>
<ul>
<li>Race 1 : Darwin &#8211; Banda</li>
</ul>
<ul>
<li>Race 2 : Banda &#8211; Ambon</li>
</ul>
<ul>
<li>Race 3 : Ambon &#8211; Wakatobi</li>
</ul>
<p><strong>Yacht Rally Race will be participated by more than 150 yacht from countries all over the world.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/03/10/yacht-rally-race-at-sail-banda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Where Is Banda Islands ?</title>
		<link>http://ambon-manise.com/2010/03/10/where-is-banda-islands/</link>
		<comments>http://ambon-manise.com/2010/03/10/where-is-banda-islands/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 02:43:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Article (English Version)]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Manise]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Indonesia 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Sail Banda Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ambon-manise.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[

The Banda Islands are a group of ten small volcanic islands in the Banda Sea, about 140km south of Seram island and about 2000km east of Java, and are part of the Indonesian province of Maluku. Ambon is usually the starting point for visitors to the Banda Islands. The Banda Archipelago is a cluster of [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://sailbanda.com/images/stories/bandamap1.jpg" border="5" alt="" /></p>
<div><img src="http://sailbanda.com/images/stories/bandamap.jpg" border="0" alt="" /></div>
<p>The Banda Islands are a group of ten small volcanic islands in the Banda Sea, about 140km south of Seram island and about 2000km east of Java, and are part of the Indonesian province of Maluku. Ambon is usually the starting point for visitors to the Banda Islands. The Banda Archipelago is a cluster of 13 tiny islets spouting out of the deep Banda Sea. Located only eight hours away south east from Ambon (capital of Maluku Province, Indonesia) on a regular passenger sea liner. While direct flight in a small 18-seats airplane takes about 60 minutes.</p>
<p><strong>Location : South East Asia<br />
Coordinates : 4°35?S 129°55?E / 4.583°S 129.917°E / -4.583; 129.917<br />
Archipelago : Maluku Islands<br />
Area : 180 km²<br />
Country : Indonesia<br />
Demographics Population : 15,000</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ambon-manise.com/2010/03/10/where-is-banda-islands/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
